Untuk mencapai tujuan utama, yakni tafaqquh fî al-dîn, Pondok Pesantren
Salafiyah Sentot Alibasya menyusun Kurikulum sebagai berikut:
1.
Bidang Studi Bahasa Arab
Program bahasa Arab diajarkan
sebanyak 8 jam dalam sepekan, dengan pertimbangan, bahwa kecakapan berbahasa
Arab meliputi empat bidang keterampilan; yaitu kecakapan membaca (mahârat al-qirâ’ah), kecakapan menulis (mahârat al-kitâbah), kecakapan berbicara
(mahârat al-kalâm), dan kecakapan
mendengar (mahârat al-simâ’). Asumsinya
adalah setiap bidang dari empat bidang keterampilan berbahasa tersebut
dialokasikan waktu selama 2 jam pelajaran. Namun demikian, dalam pelaksanaannya
perlu disesuaikan dengan tingkat prioritas kebutuhan santri. Program ini secara
teknis dikelola oleh Lahjah Jâ-alHaq sebuah Lembaga khusus menangani
Pengembangan Bahasa Asing Jâ-alHaq (LPBA- Jâ-alHaq). Lembaga inilah yang
mendapat amanat dari pihak Pondok untuk mengelolah dan menkondisikan lingkungan
asrama dan madrasah menjadi
Lingkunagn Arab (Bî-at al-'Arabiyyah) dengan pemakaian bahasa Arab yang
fushah dan bahasa gaul ('amiyyah) ala Timur Tengah.
2.
Nahwu
Materi yang dipergunakan adalah al-Jurumiyah
kelas satu, Mutammimah kelas dua, Imrithi kelas tiga, dan Alfiyah
kelas empat sampai kelas enam. Ditargetkan dalam setiap tahun atau dua semester
dapat terselesaikan satu jilid, sehingga dalam tiga tahun seluruh kitab
tersebut dapat diselesaikan. Pertimbangan pemilihan kitab ini karena
sistematikanya bagus, bahasanya sederhana dan setiap topik dilengkapi dengan
contoh-contoh serta latihan. Dengan demikian, diharapkan para santri mampu
mengembangkan analisisnya, dan menopang kemandirian belajar.
3.
I'rob
Mata pelajaran merupakan aplikasi dari materi yang telah didapati
santri pada mata pelajaran nahwu, terutama menyangkut tentang fungsi dan
jabatansebuah kata ketika berada pada struktur kalam/kalimat. Kitab yang
digunakan adalah al-I'rob dan qawâ-id
al-I'rob dan diajarkan pada kelas dua Ûla sampai kelas tiga Ûla semester kedua.
4.
Sharaf
Materi santri diawali tashrif Tsulatsi
Mujarrad kelas satu, tashrif Tsulatsu Mazid kelas dua, Tasrif
isim fail, maf’ul, dan Maqsud kelas tiga. Materi disusun sendiri sedemikian
rupa dengan memperkaya contoh-contoh yang mencakup semua bentuk/kategori yang
dikenal dalam ilmu I’lal. Materi diharapkan dapat dituntaskan dalam
semester pertama. Semester kedua diharapkan sudah mulai Tashrif Lughawi.
Sedangkan semester tiga dan empat diharapkan sudah selesai seluruh bab Tsulatsi
Mazid, baik mazid biharfin, mazid biharfain, maupun mazid
bi tsalatsat ahruf. Semester lima dan enam diharapkan merupakan pendalaman
teoritis dan aplikatif dari seluruh materi sharaf dari semester-semester sebelumnya,
dengan materi dapat digunakan kitab al-Maqshud.
5.
I'lal
Mata pelajaran merupakan aplikasi dari materi yang telah didapati santri
pada mata pelajaran sharaf, terutama menyangkut tentang perubahan sebuah kata
yanga berkaitan dengan posisi huruf ilat dalam kalimat fi'il maupun kalimat isim.
Kitab yang digunakan adalah qawâ-id al-I'lal dan diajarkan pada kelas
dua Ûla sampai kelas tiga Ûla semester kedua.
6.
Balaghah
Muatan ini diberikan pada kelas dua wustha
guna menambah wawasan para santri sekitar sastra arab yang bersifat dasar.
Materi ini meliputi ilmu ma'ani, ilmu bayan, dan ilmu badi', akan diajarkan
selama dua semester.
7.
Tafsir
Pengajaran Tafsir dilakukan dengan dua
metoda, yaitu metoda tahlili dan
metoda maudlu’i. Metoda tahlili diterapkan dengan maksud agar santri
dapat memahami dan merasakan munasabah/keserasian antara ayat/atau surat
sebelum dengan sesudahnya. Sedangkan metoda maudlu’i diterapkan dengan
harapan santri dapat melihat kesatuan gagasan dan pokok-pokok pikiran yang ada
dalam Alquran, meskipun ayat-ayat yang membahas tentang satu topik berada di
berbagai surat. Materi pada metoda tahlili dapat menggunakan Tafsir
Jalalain atau al-Mushhaf al-mufassar sebagai bahan ajar,
sedangkan bahan pada metoda maudlu’i dipilih sesuai dengan tingkat perkembangan
pemikiran santri.
8.
Ilmu
Tafsir
Mata pelajaran ini bertujuan untuk
membekali santri dengan pengetahuan yang berkaitan dengan kitab Suci Alquran,
agar pada saat belajar tafsir, santri sudah melek Ilmu Tafsir. Dengan demikian,
diharapkan dapat memperkuat mata pelajaran tafsir. Materi pelajaran
dipergunakan kitab ‘Imu al-Tafsîr manqûl min Kitâb Itmâm al-Dirâyah.
9.
Tajwid
Mata pelajaran ini bertujuan untuk
membekali santri dengan pengetahuan yang berkaitan dengan bacaan kitab Suci
Alquran, dengan menggunakan kitab Syifa
ul-Jinan dan Jazariyah.
10. Hadits
Materi hadits Budi Luhur pada kelas satu
diprioritaskan pada hadits-hadits tentang aqidah dan akhlaq. Sedangkan Arbain Nawawi pada kelas dua dan B. Maraom pada
kelas tiga sampai tuntas. Setiap tahun santri ditargetkan mampu menghafal tiga
puluh hadits, sehingga dalam tiga tahun mereka setidaknya mampu menghafal
sembilan puluhan hadits. Kelas
satu dipergunakan Matan Arba’in.
11. Ilmu Hadits
Mata pelajaran ini dimaksudkan untuk
memperkuat pengetahuan santri tentang hadits. Diharapkan santri menguasai istilah-istilah
dan rumus-rumus yang dipergunakan dalam Ilmu hadits, tingkatan-tingkatan
hadits, dan kitab-kitab hadits. Menggunakan kitab ajar Musthalah Hadits karangan
Sayyid Muhammad Alawi Al-maliki atau yang lain.
12. Fiqih
Mata pelajran fiqih pada kelas satu dan dua
difokuskan pada ibadah, menggunakan kitab al-Durûs al-Fiqhiyyah, dan Matan
Taqrîb untuk kelas tiga dilanjutkan dengan Tahrîr pada kelas
berikutnya hingga selesai.
13. Ushul Fiqih
Mata pelajaran ini
dimaksudkan untuk memperkuat mata pelajaran fiqih. Ushul Fiqih sangat perlu diajarkan sejak dini, sehingga
mampu mengurangi kebiasaan santri hanya sebagai konsumen produk pemikiran fiqih
para ulama, yang umumnya disusun berabad-abad silam, tetapi juga memberikan
dasar kemampuan untuk dapat memahami metodologi yang digunakan para ulama
tersebut dalam menghasilkan produk pemikiran mereka. Kitab
ajar dipergunakan kitab al-Mabâdi`
al-Awwaliyyah atau al-Waraqât.
14. Al-Qawa’id al- Fiqhiyyah
Al-Qawa’id Al-fiqhiyyah ialah kaidah-kaidah umum yang
seluruh cabang masalah-masalah fiqih yang menjadi pedoman untuk menetapkan
hokum setiap peristiwa fiqhiyyah baik yang telah ditujuk oleh nash yang sharih
maupun yang belum ada nashnya sama sekali. Ia merupakan
prinsip-prinsipumum yang harus menampung kebanyakan dari bagian-bagian (juz`iyyah) yang terperinci.
Oleh karena itu, mata pelajaran ini diberikan kepada santri yang telah
mempelajari semua pembahasan dasar dalam bab-bab fiqih, mulai dari bab bersuci sampai
dengan pembahasan tentang ketentuan-ketentuan hamba sahaya/perbudakan. Materi
ini diberikan pada kelas enam selama dua semester.
15. Tauhid
Mata pelajaran tauhid menggunakan sumber
berbahasa Arab. Kelas satu, dua dan tiga menggunakan kitab al-‘Aqâid al-Dîniyyah,
sedangkan kelas empat semester pertama menggunakan kitab Tijân al-Daruri
dan dilanjutkan dengan Kifâyat al-‘Awâm.
16. Tarikh
Mata pelajaran tarikh nabi yang ada menggunakan
kitab Khulâshah Nûr al-Yaqîn dari jilid satu dan hanya diberikan pada
kelas satu ula.
17. Ilmu ‘Arudl
Pelajaran ‘Arudl diajarkan untuk memberi
wawasan dasar kepada para santri tentang wazan-wazan syi’ir Arab dan
hal-hal yang berhubungan dengannya. Materi ini akan diberikan pada kelas enam selama
dua semester.
18. Ilmu Falak
Pelajaran Falak diajarkan agar santri mengetahui
sistem hisab (perhitungan) ilmu falak, baik ilmu falak klasik maupun
kontemporer, dan mampu menerapkan teori yang ada dalam beberapa kondisi yang
memerlukannya. Pengajaran ilmu falak yang ada meliputi sistem perhitungan atau
penentuan waktu shalat, awal bulan, gerhana dan arah kiblat. Materi ini akan
diberikan pada kelas enam selama dua semester.
19.
Manthiq
Pelajaran Manthiq ini diberikan untuk
membiasakan dan menanamkan formula berfikir dengan cara yang benar. Akan
diberikan pada kelas satu wustha selama dua semester dengan memperkenalkan
istilah-istilah dasar, teknik melakukan tashawwur dan tashdîq
yang berguna dalam membuat definisi yang benar dan melakukan analisis dalam
praktek qiyas.
Kurikulum
Ekstra
Kurikulum ekstra adalah serangkaian
pelajaran untuk mengembangkan bakat siswa, berupa:
§ Qira’ah ma’a al-Taghanni (seni baca Alquran)
§ Seni Lukis
Kaligrafi (Khat)
§ Seni musik hadlrah dan barzanji
§ Program Bahasa Arab
§ Program Bahasa Inggris
§ Pencak Silat Pagar Nusa