Kamis, 27 April 2017

'Ushfuriiyah 2 - Mengharap Rahmat Allah



عن ابن مسعود رضي الله عنه قال قال رسول الله صلى الله عليه و سلم : الفاجر الراجى رحمة الله تعالى أقرب إلى الله تعالى من العابد المقنط
Artinya:



“Orang jahat yang (masih) mengharapkan rahmat Allah itu lebih dekat kepada Allah swt. daripada ahli ibadah yang memutuskan harapan (orang lain) akan rahmat Allah”.



Kisah 1:



Dikisahkan ada seorang laki-laki golongan umat terdahulu yang bersungguh-sungguh dalam beribadah dan menegaskan atas dirinya, tapi membuat orang lain putus asa dari rahmat Allah swt. kemudian, ia meninggal. Lalu berkata, “wahai Tuhanku, apa yang aku peroleh di sisi-Mu?”. Allah menjawab: “neraka”. Ia berkata: “wahai Tuhanku, dimana ibadah dan kesungguhanku?”. Allah menjawab: “sesungguhnya kamu telah membuat orang lain putus asa dari rahmat-Ku di dunia. Maka, aku pun membuatmu putus asa dari rahmat-Ku hari ini”.




KISAH 2: 
Dikisahkan bahwa ada seorang laki-laki yang sama sekali tidak pernah berbuat kebaikan kecuali bertauhid. Ketika maut menghampirinya, ia berkata kepada keluarganya: “apabila saya meninggal, bakarlah aku dengan api. Biarkan aku hingga menjadi abu. Kemudian, buanglah aku ke laut pada saat ada angin yang berhembus”. Mereka pun mengerjakan (wasiat itu). Tiba-tiba, ia sudah berada di genggaman (sisi) Allah swt. Allah berfirman: “apa yang menyebabkan kamu melakukan hal tersebut?”. Ia menjawab: “ketakutanku kepada-Mu”. Sebab rasa takutnya itu, Allah swt. pun mengampuninya. Sedangkan ia tidak pernah berbuat kebaikan, kecuali  bertauhid.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar