عن
ابن مسعود رضي الله عنه قال قال رسول الله صلى الله عليه و سلم : الفاجر الراجى
رحمة الله تعالى أقرب إلى الله تعالى من العابد المقنط
Artinya:
“Orang
jahat yang (masih) mengharapkan rahmat Allah itu lebih dekat kepada Allah swt.
daripada ahli ibadah yang memutuskan harapan (orang lain) akan rahmat Allah”.
Kisah
1:
Dikisahkan
ada seorang laki-laki golongan umat terdahulu yang bersungguh-sungguh dalam
beribadah dan menegaskan atas dirinya, tapi membuat orang lain putus asa dari
rahmat Allah swt. kemudian, ia meninggal. Lalu berkata, “wahai Tuhanku, apa yang
aku peroleh di sisi-Mu?”. Allah menjawab: “neraka”. Ia berkata: “wahai Tuhanku,
dimana ibadah dan kesungguhanku?”. Allah menjawab: “sesungguhnya kamu telah
membuat orang lain putus asa dari rahmat-Ku di dunia. Maka, aku pun membuatmu
putus asa dari rahmat-Ku hari ini”.
KISAH
2:
Dikisahkan bahwa ada
seorang laki-laki yang sama sekali tidak pernah berbuat kebaikan kecuali
bertauhid. Ketika maut menghampirinya, ia berkata kepada keluarganya: “apabila
saya meninggal, bakarlah aku dengan api. Biarkan aku hingga menjadi abu.
Kemudian, buanglah aku ke laut pada saat ada angin yang berhembus”. Mereka pun
mengerjakan (wasiat itu). Tiba-tiba, ia sudah berada di genggaman (sisi) Allah
swt. Allah berfirman: “apa yang menyebabkan kamu melakukan hal tersebut?”. Ia
menjawab: “ketakutanku kepada-Mu”. Sebab rasa takutnya itu, Allah swt. pun
mengampuninya. Sedangkan ia tidak pernah berbuat kebaikan, kecuali bertauhid.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar